Home / BERITA / Kerja Sama XL Axiata – Ayobaca.in Sediakan Buku Audio Untuk Penyandang Difabel
Duta Baca Indonesia, Najwa Shihab bersama Founder Kartunet ( Karya Tuna Netra ) Foundation, Dimas Muharam mencoba aplikasi “Ayobaca.in”
Duta Baca Indonesia, Najwa Shihab bersama Founder Kartunet ( Karya Tuna Netra ) Foundation, Dimas Muharam mencoba aplikasi “Ayobaca.in”

Kerja Sama XL Axiata – Ayobaca.in Sediakan Buku Audio Untuk Penyandang Difabel

SUARASIANTAR.COM – 7. Buku sering disebut sebagai jendela dunia, karena dapat memberikan berbagai informasi, ilmu pengetahuan serta hiburan bagi para pembacanya. Namun tidak semuanya dapat menikmati secara leluasa, terutama bagi kaum difabel, khususnya tunanetra.
Hal ini dikarenakan tidak meratanya akses atau ketersedian buku braille di Indonesia. Karena itulah, PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) bekerjasama dengan penyedia aplikasi Ayobaca.in menyediakan buku-buku digital dengan spesifikasi khusus untuk kalangan difabeldan menjadikan nya aplikasi pertama di Indonesia yang mengonversi buku konvensional menjadi buku audio dengan melibatkan masyarakat sebagai pembaca sukarelawan.
Chief Corporate Affair Officer XL Axiata, Eka B. Danuwirana mengatakan, “Pendidikan merupakan hal yang utama bagi kemajuan sebuah bangsa, dan seluruh masyarakat berhak untuk memperolehnya, termasuk saudara-saudara kita peyandang difabilitas. Kerjasama XL Axiata dengan Ayobaca.in ini menunjukkan keyakinan kami bahwa kehadiran teknologi digital ditengah masyarakat selayaknya bisa dimanfaatkan untuk melahirkan berbagai sarana yang bermanfaat bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat pula, termasuk meningkatkan kualitas pendidikan untuk penyandang difabel.
Kita pun bisa menciptakan berbagai sarana yang bisa membantu para penyandang difabilitas untuk mampu menjalani kehidupan sehari-harinya sebaik mungkin seperti warga masyarakat lainnya yang normal. Aplikasi Ayobaca.in tentunya akan sangat membantu rekan-rekan penyandang tuna netra untuk mendapatkan akses ke buku-buku sebagai sumber ilmu pengetahuan.” Eka menambahkan, XL Axiata terus berkomitmen menjalankan program sosial berkelanjutan untuk mendukung kemajuan Pendidikan di Indonesia melalui penggunaan teknologi digital.
XL Axiata juga berusaha untuk melakukan edukasi kepada masyarakat agar mampu memanfaatkan teknologi digital secara positif semaksimal mungkin, termasuk meningkatkan kinerja dan produktivitas yang kali ini khusus menyasar para penyandang difabel. Sejalan dengan program social responsibility perusahaan, XL Axiata melihat Ayobaca.in sebagai hasil karya social enterpreneur yang sangat istimewa karena mengedepankan nilai-nilai sosial bagi masyarakat.”
Aplikasi Ayobaca.in merupakan hasil karya sekelompok mahasiswa Indonesia yang diprakarsai oleh Deka Komanda Yogyantara, Razii Abraham, Claristy, Debora Valentini Br Ginting dan Ferry Fernando yang juga merupakan alumni Program XL Future Leaders (XLFL) angkatan ke-3, serta ada dua mahasiwa dari luar XLFL mereka adalah Velta Azizah Destiana, Risyad Ridho Hasbullah. Aplikasi ini adalah yang pertama di Indonesia yang mengonversi buku konvensional menjadi format buku audio.
Berbagai jenis bacaan dihadirkan dalam aplikasi ini, seperti buku pelajaran sekolah atau buku teks, buku ilmiah, modul, hingga komik dan novel. Berdasarkan data Persatuan Tunanetra Indonesia (PERTUNI) tahun 2016, terdapat 3,7 juta penyandang tunanetra di Indonesia. Bagi mereka, ketersediaan buku braille di Indonesia masih tergolong sedikit dan dengan harga yang tidak murah. Saat ini aplikasi Ayobaca.in dapat diunduh melalui playstore bagi pengguna smartphone Android 4.0 ke atas atau dapat diakses melalui situs web www.ayobaca.in, dan akan tersedia di iOS pada bulan depan.
Masyarakat dapat menjadi volunteer untuk membacakan berbagai pilihan buku yang tersedia di Ayobaca.in dengan cara merekam suara secara real time, di manapun dan kapan pun, serta dapat melalui media apa pun. Hasil rekaman suara selanjutnya diunggah ke Ayobaca.in. Pembaca buku dapat membaca per bab yang disukainya, lalu dilanjutkan oleh yang lainnya.
Kemudian Ayobaca.in akan menkonversi hasil rekaman menjadi buku audio dalam bentuk CD. Dengan menargetkan 1 hari 1 buku (1 buku setara 10-12 jam versi audio) yang dapat dikonversikan selanjutnya buku audio akan didistribusikan oleh Yayasan Mitra Netra beserta PERTUNI ke berbagai yayasan dan perpustakaan khusus tunanetra. (ber/ryz)

0

User Rating: Be the first one !

Komentar Via Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *