Home / BERITA / Korban Sinabung Tahap 3, Masih Memprihatinkan, Marpes Peduli Serahkan Bantuan
Marpes peduli berpoto bersama anak-anak penungsi korban gunung sinabung

Korban Sinabung Tahap 3, Masih Memprihatinkan, Marpes Peduli Serahkan Bantuan

Rombongan Marpes peduli sedang menuju keposko pengungsian
Rombongan Marpes peduli sedang menuju posko gedung serba guna KNPI / tempat para pengungsi korban sinabung
Marpes Peduli menyerahkan bantuan korban sinabung kepada petugas posko digedung serba guna
Marpes Peduli menyerahkan bantuan korban sinabung kepada petugas posko digedung serba guna/KNPI
korban sinabung masih membutuhkan bantuan
Para korban sinabung tahap 3 masih membutuhkan bantuan di posko pengungsian gedung serba guna/KNPI
Marpes peduli menyerahkan bantuan kepada petugas posko dipengungsian
Marpes peduli menyerahkan bantuan berupa buku bacaan buat anak-anak sekolah kepada petugas posko dipengungsian
Dalam keadaan hujan deras para pengungsi duduk di teras sambil menunggu makan malam
Dalam keadaan hujan deras para pengungsi korban sinabung duduk di teras sambil menunggu antrian makan malam
Sebagian pengungsi didalam ruangan sedang menunggu antrian makan malam
Sebagian pengungsi korban sinabung didalam ruangan sedang menunggu antrian makan malam
Suasana tempat para pengunsi korban sinabung di posko gedung serba guna KNPI Kabanjahe
Suasana hujan deras  para pengunsi korban sinabung berteduh di teras posko gedung serba guna KNPI Kabanjahe

SUARASIANTAR.COMTempat penampungan bagi korban Sinabung di gedung Serbaguna KNPI Kabanjahe, Tanah Karo, Minggu 29/08/15 tampak sepi. tinggal hanya para pengungsi. kelihatan sejumlah anak-anak tak banyak bermain, mereka hanya berkumpul berdesakan di teras gedung penampungan, sebagian para ibu dan lansia duduk berjejer berdesakan di sepanjang teras . Dimana hujan mulai turun dengan derasnya. Sedangkan di dalam gedung pengungsian mereka juga bosan sebab di dalamnya sempit dan pengap.

Tidak banyak aktivitas di pengungsian ini, tidak tampak pula masyarakat dari luar yang datang. Padahal dulunya banyak masyarakat lokal  bahkan dari luar daerah datang berbondong-bondong mengunjungi dan menyalurkan sumbangan. Bantuan bagi pengungsian sudah mulai sepi atau nyaris mulai kurang mendapat perhatian. “Yah… bantuan dari masyarakat sudah mulai sepi, bu.” Ujar salah seorang pengungsi yang biasa bertugas menjaga posko dan bagian penerimaan bantuan. “Bantuan masih cukup, masih adalah bantuan dari pemerintah yang dicukup-cukupkan kepada seribu dua ratus jiwa pengungsi.” Ujarnya miris.

Korban Sinabung yang tersisa dan masih berada dipenampungan di gedung serbaguna ini merupakan pengungsian korban Sinabung tahap 3, yang tempat tinggal mereka sekitar radius 7 KM. Sedangkan tahap 1 dan tahap 2 sudah mendapatkan daerah relokasi berupa perumahan dan lahan. Sedangkan pengungsi tahap 3 ini masih dalam penantian.

“Kami belum tahu, bu.” Ujar br Ginting “ Katanya kami akan dimandirikan, artinya kami akan mendapat bantuan sewa rumah dan lahan, entah berapa jumlah bantuan, dan entah kapan kami akan mendapatkannya. Sementara ini kami hanya menunggu sembari bertahan bersesak di dalam gedung yang diberikan pemerintah saat ini.

Terhitung hingga saat ini, para pengungsi tersebut sudah tinggal selama satu tahun setengah, berbagai konflik diantara mereka sudah mulai muncul, mulai rasa jenuh yang sudah terlalu lama tinggal di sana, bantuan yang mulai minim, perhatian Media dan LSM serta masyarakat untuk memberikan dorongan moril juga mulai sangat berkurang

Sementara itu rombongan Mantan Anak Rindam Pematangsiantar (MARPES) pada hari minggu datang mengunjungi pengungsi korban Sinabung di posko gedung serbaguna kabanjahe. Selain memberikan bantuan berupa masker dan buku dongeng untuk mereka, rombongan MARPES juga berbaur bersama pengungsi berbagi cerita dan mendengarkan keluh kesah para korban.

Kunjungan ini masih dalam rangkaian HUT Marpes ke-3 bertujuan menyerahkan bantuan yang kedua setelah hampir setahun yang lalu kita sudah membuat kegiatan sosial yang serupa atas nama Marpes Peduli, ujar Raen Yoesz, dan Kita berharap, perhatian terhadap korban sinabung teruslah diberikan. Jangan kita hanya disibukan dengan politik terus, karena ternyata korban sinabung di sini masih membutuhkan uluran tangan masyarakat. Baik bantuan berupa materil maupun phisikologis, karena para korban sudah mulai apatis dan kecewa.

Tak lupa Raen dan rombongan mengucapkan terima kasih kepada semua rekan-rekan MARPES atas partisipasi dan surpotnya, sehingga kegiatan sosial di HUT MARPES Ke-3 dapat terlaksana dengan baik sesuai yang kita harapkan dan perlu diketahui saat ini ada 200 lebih anak-anak korban sinabung yang membutuhkan bantuan untuk kebutuhan sekolah dan kegiatan-kegiatan yang bisa mengurangi kejenuhan bagi trauma anak-anak. Ada sekitar 300 Orang manula, 200 orang Balita yang masih membutuhkan perhatian khusus.

“mudah-mudahan kita masih bisa menjadi orang yang peduli dan berbagi. Mari mengulurkan tangan kita untuk memberikan bantuan , sekecil apa pun bantuan itu. Lihatlah, para korban sinabung di sini masih memerlukan bantuan kita.” Ujar Raen Yoesz, selaku kordinator rombongan Marpes Peduli (rika)

Komentar Via Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *