Home / BERITA / Serasa Tak Percaya Wafatnya Sang Petarung
Selamat Jalan SurfenoV Sirait Sang Petarung
Selamat Jalan SurfenoV Sirait Sang Petarung

Serasa Tak Percaya Wafatnya Sang Petarung

Pusara Almarhum Surfenov Sirait di TPU. Penggilingan Layur, Rawamangun, Jakarta Timur
Pusara Almarhum Surfenov Sirait di TPU. Penggilingan Layur, Rawamangun, Jakarta Timur
SUARASIANTAR-COM – Surfenov Sirait Sang Petarung dan sosok Fenomenal Kota Siantar yang ikut di bursa di Pilkada 2017 lalu telah menghembuskan nafas yang terakhir di Jakarta senin dini hari (29/5) sekitar pukul 03.00.WIB di usia 51 tahun. Kabar duka yang begitu cepat menyebar membuat warga Siantar serasa tak percaya khususnya pendukung setianya spontan menangis histeris sembari mengucapkan Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un.
Para Jama'ah Mesjid Raya Siantar melakukan Sholat Ghaib atas wafatnya Surfernof Sirait di Jakarta.
Para Jama’ah Mesjid Raya Siantar melakukan Sholat Ghaib atas wafatnya Surfernof Sirait di Jakarta.
Informasi yang diperoleh dari salah satu pendukung salam lima jari, yakni Bintar Sargih warga Kelurahan Setia Negara juga dekat dengan almarhum dan keluarganya mengatakan, “bahwa sekitar jam 05.30 almarhum Surfenov Sirait dikabarkan telah menghadap sang khalik di rumah sakit swasta Jakarta sekitar Pukul 03.00.WIB dini hari disebakan serangan jantung, pagi itu juga kabar tersebut langsung disebar luaskan hingga akhirnya warga mengumumkan di Mesjid Raya Siantar dan mesjid lainnya,” ujar Bintar
Usai Sholat zuhur para Jama'ah Sholat Ghaib di Mesjid Raya atas wafatnya Surfenov Sirait
Usai Sholat zuhur para Jama’ah Sholat Ghaib di Mesjid Raya atas wafatnya Surfenov Sirait
Almarhum adalah sosok pria yang santun dan ramah dan juga sosok yang paling disukai para kaum ibu, Almarhum meninggalkan dua orang putri dan seorang putra yag dikebumikan di TPU Penggilingan Layur Rawamangun Jakarta Timur usai bah’da zuhur. Untuk mengenang jasa -jasa serta kebaikan almarhum Surfenov Sirait semasa hidupnya di Kota Siantar, spontan warga Kelurahan Timbang Galung dan warga Siantar lainnya segera menggelar Sholat Ghaib di Mesjid Raya dipimpin langsung Ammar Lubis sebagai imam.
Suasana ta,jiyah hari pertama paska wafatnya Surfenov Sirait di Jakarta
Suasana ta,jiyah hari pertama paska wafatnya Surfenov Sirait di Jakarta
Sementara  Ustadz Zulkarnain langsung mengajak kepada warga Siantar yang simpati  kepada Almarhum Surfenov untuk melakukan Ta’ziyah selama tiga hari di rumah Center Posko Pemenangan Pilkada Surfenov Sirait-Parlin Sinaga di Jalan Mesjid Kelurahan Timbang Galung Kecamatan Siantar Barat. Dan Kehadiran mereka yang ber ta.ziyah adalah bukti setianya para pendukung Surfenov Sirait yang turut merasakan kesedihan serta mendoakan arwah almarhum agar diterima di sisi Allah SWT.
Ta,jiyah hari ke dua paska wafatnya Surfenov Sirait di di Rumah Sakit Islam Cempaka Putih Jakarta
Ta,jiyah hari ke dua paska wafatnya Surfenov Sirait di di Rumah Sakit Islam Cempaka Putih Jakarta
Ustadz Zulkarnaen yang juga sebagai guru dari Surfenov Sirait semasa sekolah menceritakan sosok almarhum.”Beliau saat umur 15 tahun dulu siswa saya di Sekolah Menengah Pertama Negeri Siantar. Almarhum Surfenov pada sabtunya sempat menelepon dirinya sekedar untuk menanyakan kabarnya dalam perbincangan tersebut almarhum dalam minggu ini berencana mau ke siantar, berpuasa bersama di sini. Manusia boleh berencana, tapi Tuhan jualah yang menentukan semua ini,” ungkap Zulkarnain sedih.
Ta,jiyah ke tiga dihadiri kaum ibu paska wafatnya Surfenov Sirait di RS Islam Cempaka Putih Jakarta
Ta,jiyah ke tiga dihadiri kaum ibu paska wafatnya Surfenov Sirait di RS Islam Cempaka Putih Jakarta
Ustadz Hasan Basri Siregar yang memimpin acara doa di ta,jiyah menceritakan bahwa mimpi Surfenov Sirait hanya satu, yakni mengembalikan Kota Siantar menjadi masyarakat yang Madani “Masyarakat Madani itu adalah dimana masyarakat yang berbeda suku, ras dan agama saling hidup berdampingan tanpa ada perbedaan. Dan dia (Surfenov) ingin mengembalikan cita-cita dari leluhur Kota Siantar yakni Sangnawaluh yang menjadikan Siantar menjadi kota paling toleran di Indonesia,”
Ta,jiyah ke tiga ramai dihadiri kaum ibu paska wafatnya Surfenov Sirait di RS Islam Jakarta
Ta,jiyah ke tiga ramai dihadiri kaum ibu paska wafatnya Surfenov Sirait di RS Islam Jakarta
Para Ta,ziyah yang hadir kebanyakan pendukung Surfenov di saat bertarung di Pilkada 2016-2017 dan akan tetap berkomitmen meneruskan slogan Masyarakat Madani. Sebab “Semangat yang ditinggalkan beliau yakni ‘Gak Acci Ceng’ itu akan kita budayakan dengan tetap mengembangkan semangat masyarakat Madani di Kota Siantar,” sebut salah seorang pendukungnya usai melakukan ta,ziyah di eks center rumah posko pemenangan Surfernov-Parlin
Suasana ta,jiyah ke tiga paska wafatnya Surfenov Sirait di di RS Islam Cempaka Putih Jakarta
Suasana ta,jiyah ke tiga paska wafatnya Surfenov Sirait di di RS Islam Cempaka Putih Jakarta
Dari hasil perbincangan dengan sejumlah warga yang mengaku dekat dengan almarhum yang lahir dan besar di kota pematangsiantar meninggalkan banyak kenangan indah. Bahkan, sejumlah rencana yang akan dilakukannya akhirnya terkendala keburu dipanggil Sang penciptanya. “Terakhir, Almarhum menyumbang penyelesaian pembangunan Mesjid Al-Ikhlas, Jalan SM Raja, selain itu, beliau berencana membantu dana renovasi Mesjid  Al’Jami’ Assyaidah Tomuan,” kata Zul mengenang Almarhum (ryz)

0

User Rating: 5 ( 1 votes)

Komentar Via Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *